Jenis – Jenis Kulit Untuk Membuat Sepatu

Pernahkah anda ketika melihat sepatu anda jatuh cinta dengan tekstur kulit sepatu tersebut dan bertanya – tanya jenis kulit yang digunakan ? Kalo belum Esrocte ingin berbagi pengetahuan tentang jenis – jenis kulit untuk membuat sepatu.

 

suede leather

Suede
Proses pembuatan jenis suede dilakukan secara terbalik, dengan disamak melalui bagian dalam, Texture yang dihasilkan suede terkesan lembut dan memberikan tampilan casual/non-format pada pemakainya. Kelemahan suede adalah mudah kotor.

Nubuck Leather

Nubuck Leather
Secara sekilas kulit nubuck memiliki texture yang sama dengan suede, namun pada proses pembuatannya berbeda dari suede karena proses penyamakan nubuck dilakukan dari bagian luar kulit (seperti finish leather). Namun permukaan kulitnya dihaluskan dengan permukaan yang kasar, sehinggi menghasilkan permukaan yang halus seperti suede.

brush-off leather

Brush-Off / Patent Leather
Kulit jenis ini memiliki permukaan yang licin dan mengkilat dikarenakan saat pembuatan jenis ini dilapisi dengan lapisan protektif seperti acrylic. Brush-Off mudah dibersikan, dan biasanya memberikan kesan formal kepada pemakainya. SEPATU JUGA.

Grain Leather

Full Grain/Finish Leather
Jenis kulit ini diproses secara utuh tanpa mengubah texture asli, sehingga texture permukaan pori – pori (grain) terlihat natural.

pull up leather

Pull Up
Pull up dihasilkan dari proses lanjutan full grain/finish leather dengan cara menarik melar kulit full grain/finish leather, sehingga lebih tipis dan mudah dibentuk ketika dijadikan sepatu. Dikarenakan proses penarikan kulit pull up memiliki warna yang sedikit pudar yang memberikan kesan vintage.

ch leather

Crazy Horse Leather/CH Leather
Juga merupakan jenis pull up namun memiliki motif yang lebih variatif dan terkesan kulit yang bersejarah.

 

Itulah jenis – jenis kulit untuk membuat sepatu, semoga berguna yah guys.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *